Petani Kopi Bali Sejahtera Karena Ekspor



Sumber: balinesegift.blogspot.com

Petani kopi di Bali di daerah Tabanan boleh merasa beruntung. Pasalnya biji kopi yang dikenal berjenis kopyol sukses  menembus pasar luar negeri. Kopi yang dikenal dengan aromanya yang khas dan rasa seperti lemon ternyata  disukai konsumen di Jepang dan Amerika Serikat.

Seorang ketua subak abian menuturkan petani di daerahnya hidup lebih baik dari hasil penjualan kopi ke luar negeri. Setidaknya ini sudah terlihat dari mobil avanza terbaru yang ia kendarai yang pengakuannya hasil penjualan kopi. Ia juga bisa menyekolahkan anaknya sampai sampai sarjana salah satunya di luar negeri.
 Namun berbeda ketika kami mengunjungi petani kopi di Sidikalang Sumatera Utara. Meskipun juga dikenal sebagai penghasil kopi bercita rasa tinggi, namun petani di daerah tersebut tidak sesejahtera masyarakat di Bali bahkan bisa dikatakan miskin. Ketika ditanya kemana mereka menjual produknya, mereka mengaku memasarkannya ke pasar tradisional.

Dari kisah di atas tentu bisa menginspirasi bagaimana petani dapat memiliki akses langsung ke pasar luar negeri. Dulu banyak orang menganggap tidak mungkin, harus melalui perantara. Ternyata tidak. Petani Bali melalui kelembagaan masyarakat yang kuat mampu mengekspor kopinya langsung ke luar negeri dan memperoleh kehidupan yang lebih sejahtera.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar